Boyman, Black Book, Scouting for Boys

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai buku materi Kepramukaan, antara lain : Buku Boyman, Buku Panduan SKU, Buku UU Pramuka, Buku PP Pramuka, Dll.

Aksesoris Pramuka

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai Tenda Dome kapasitas 2 dan 4 orang.

Aneka Produk Loreng Pramuka

Kedai Pramuka Scout Addict menyediakan berbagai macam produk berbahan kain Loreng Pramuka. Produk kami antara lain : Jaket, Celana, Rompi, Topi, dll.

Kain Batik Pramuka Indonesia

Kedai Pramuka Scout Addict menghadirkan kain batik Pramuka sebagai wujud kebanggaan warisan budaya Indonesia.

Pelayani Pemesanan Pin, Gantungan Kunci, ID Card

Kedai Pramuka Scout Addict juga melayani pemesanan pin, gantungan kunci, Id Card, dll untuk kegiatan maupun souvenir.

Dokumentasi Pengiriman

Dokumentasi dari pesanan yang pernah kami kirimkan. Kami pernah mengirim pesanan dari Aceh sampai Papua.

Friday, 31 January 2014

Inilah Perubahan Dasa Darma Pramuka Dari Waktu Ke Waktu

Perubahan DASA DARMA PRAMUKA  dari masa ke masa terus mengalami perubahan yang bertujuan untuk menyempurnakan, Sejak dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor : 238 tahun 1961, Dasa Darma Pramuka adalah kode kehormatan yang merupakan janji ketentuan moral bagi pramuka. Pada UU Pramuka No. 12 tahun 2010 bahwa Darma Pramuka terdiri atas 10 (sepuluh) ketentuan darma  dan yang kemudian dalam ART Gerakan Pramuka disebut dengan Dasadarma ,

Berikut perkembangan atas perubahan dasadarma dari waktu ke waktu sebagai berikut :

I. Pada masa tahun 1961 – 1966.
Dasa Darma sbg lampiraan Keppres 238 Tahun 1961 yang merupakan hasil rumusan Panitia V pada Pembentukan Gerakan Pramuka.  Berisikan  :
1. Pramuka itu dapat dipercaya
2. Pramuka itu setia
3. Pramuka itu sopan dan perwira
4. Pramuka itu sahabat sesama manusia dan saudara bagi tiap-tiap pramuka
5. Pramuka itu penyayang sesama makhluk
6. Pramuka itu siap menolong dan wajib berjasa
7. Pramuka itu dapat menjalankan perintah tanpa membantah
8. Pramuka itu sabar dan riang gembira dalam segala kesukaran
9. Pramuka itu hemat dan cermat
10. Pramuka itu suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.

II. Pada masa tahun 1966 – 1974.
Dasa Darma  merupakan hasil MUKERANPUDA ( sekarang Munas) tahun 1966, Berisikan,
1. Kami Pramuka Indonesia , bertakwa kepada Than YME
2. Kami Pramuka Indonesia,  berjiwa pancasila dan patriot Indonesia yang setia
3. Kami Pramuka Indonesia,  giat melaksanakan amanat penderitaan rakyat
4. Kami Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemulyaan Indonesia
5. Kami Pramuka Indonesia, bergotongrooyong membangun masyarakat Pancasila
6. Kami Pramuka Indonesia, dapat dipercaya dan berbudi luhur
7. Kami Pramuka Indonesia, hemat, cermas dan bersahaja
8. Kami Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kesukaran
9. Kami Pramuka Indonesia, berjuang dg rasatanggungjawab dan gembira utk dapat berguna
10. Kami Pramuka Indonesia, berwatak kasatriadan bertindak dg disiplin.


III. Pada masa tahun 1974 – 1978
Berdasarkan amanat MPP 1970 dan Munas 1974 (Munas di Bukit Tinggi ) , merekomendasikan perubahan atas teks Dasa Darma.
Selanjutnya pada hasil  Lokakarya Nasional di Cibubur pada  tanggal 25 – 26 September 1978 menghasilkan perubahan isi teks Dasa Darma. Berisikan,
Dasa Darma
Pramuka Itu :
1. Takwa kepada Tuhan YME
2. Kasih sayang sesama manusia dan cinta alam
3. Patriot yang sopan dan perwira
4. Suka bermusyawarah dan patuh
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin, riang dan terampil
7. Hemat, cermat dan bersahaja
8. Disiplin, setia dan berani
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.

IV. Pada tahun 1978  :
Dilaksanakan Munas Gerakan Pramuka Di Manado ( Sulut ) dengan mengeluarkan memorandum tentang perumusan (ulang ) Dasa Darma. Selanjutnya diterbitkan SK Kwartir Nasional Nomor. 036 / KN/ 79. Dasa Darma tersebut berisikan,
Dasa Darma
Pramuka Itu :
1.    Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.    Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.    Patriot yang sopan dan kesatria.
4.    Patuh dan suka bermusyawarah.
5.    Rela menolong dan tabah.
6.    Rajin, terampil, dan gembira.
7.    Hemat, cermat, dan bersahaja.
8.    Disiplin, berani, dan setia.
9.    Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10.    Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

V. Pada tahun 2012  :
Sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka ( ART SK Kwarnas No. 203 tahun 2009), bahwa dasadarma yang berlaku saat ini memiliki isi teks yang mirip sama seperti tesebut di atas , hanya saja pada ART hasil Munaslub tahun 2012 telah menghilangkan kata  ” Pramuka itu : “ .
Selanjutnya Kode kehormatan Dasadarma tersebut digunakan untuk golongan Penggalang, Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, dan anggota dewasa.
Berikut isi Dasadarma berdasarkan hasil Munaslub tahun 2012,
Dasadarma
1.    Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.    Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.    Patriot yang sopan dan kesatria.
4.    Patuh dan suka bermusyawarah.
5.    Rela menolong dan tabah.
6.    Rajin, terampil, dan gembira.
7.    Hemat, cermat, dan bersahaja.
8.    Disiplin, berani, dan setia.
9.    Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10.    Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
Demikian perkembangan atas perubahan dasadarma dari waktu ke waktu semoga bermanfaat.

Sumber : http://racana217-218.blogspot.com/2014/01/inilah-perubahan-dasa-darma-pramuka.html

Thursday, 30 January 2014

UKM Pramuka UNM Siapkan Akreditasi

Makassar -- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Gugus Depan 08.095-08.096 Universitas Negeri Makassar ( UNM) kini menyiapkan proses akreditasi baik dalam tingkat provinsi maupun nasional.

Hal tersebut disampaikan Ketua Racana Ranggong Dg Romo, Ferdiawan usai dilantik oleh Pembantu Rektor III UNM Prof Heri Tahir bersama tiga ketua lainnya serta pengurus baru UKM Pramuka UNM, Kamis (30/1/2014) di Ruang Senat Gedung Rektorat UNM.

"Langkah awal akreditasinya itu sekarang Gudep 08.095-08.096 UNM memiliki empat ketua yang dulunya hanya dua orang yaitu Racana Ranggong Dr Romo dan Racana Opu Dg Saju. Sekarang bertambah dua orang lagi yaitu Ketua Ambalan Dg Romo dan Ketua Ambalan Opu Dg Saju,"ujarnya.

Mahasiswa PGSD Angkatan 2011 tersebut menjelaskan bertambahnya dua ketua baru tersebut membawahi sekolah binaan UKM Pramuka UNM. Hal tersebut juga merupakan salah satu penilaian akreditasi.

"Dalam akreditasi itu banyak penilaiannya, termasuk proses administrasi, perlengkapan, dan infrastruktur lainnya,"tambahnya.

Untuk itu, pengurus UKM Pramuka UNM mengharapkan agar pembanguanan sekretariatan UKM-UKM di UNM dapat segera selesai. Dengan adanya pusat kegiatan UKM tersebut dapat memudahkan proses kegiatan dan komunikasi dengan UKM lainnya.

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2014/01/30/ukm-pramuka-unm-siapkan-akreditasi

Tuesday, 28 January 2014

Ketua Kwarnas Azrul Azwar Hadiri Rakercab Pramuka Jombang

Sebagian generasi muda masa kini ditengara mengalami kehilangan karakter kebangsaan. Kehilangan karakter kebangsaan generasi muda tersebut diakibatkan oleh gencarnya serbuan budaya asing di era modernisasi dan globalisasi. Hal ini menyebabkan mereka kurang memiliki kepekaan sosial. Lebih memprihatinkan lagi, mereka juga kurang memiliki kepercayaan terhadap kebudayaan bangsa sendiri. 

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Prof. DR.dr. Asrul Aswar saat menghadiri Rakercab   Gerakan Pramuka Jombang  di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang  pada Minggu (26/1/2014) pagi.
Untuk kali pertama Rapat Kerja Gerakan Pramuka Jombang dihadiri Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas). Dalam Rakercab tersebut, Azrul Aswar  menyampaikan  materi  bertajuk Implementasi Gerakan Pramuka Sebagai Kegiatan Ekstra Kurikuler Wajib Sekolah.
”Hilangnya karakter kebangsaan dan proses mundurnya moralitas bisa dihadang dengan mengembangkan kembali Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting dan mendesak jika Gerakan Pramuka dimasukkan sebagai kegiatan ekstra kurikuler wajib di sekolah. Melalui pendidikan kepramukaan, diharapkan generasi muda menemukan kembali karakter kebangsaannya,” ujar Asrul.
 Agar sesuai tujuan yang diharapkan, pendidikan kepramukaan, lanjut Asrul, harus dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. ”Dengan begitu, selain mengembalikan karakter kebangsaan yang semakin hilang, pendidikan kepramukaan juga melatih keterampilan. Keterampilan atau vokasi adalah kemampuan seseorang dalam membuat, menciptakan, dan melakukan sesuatu dengan baik dan cermat terhadap sumber-sumber di lingkungan untuk menjadi barang yang bermanfaat,” jelas Asrul.
Ketua Kwartir Cabang Jombang M. Munif Kusnan SH, MSi saat membuka Rakercab dalam sambutannya, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka,  Asrul Aswar  ”Atas perjuangan beliau, Gerakan Pramuka terevitalisasi lagi melalui UU Nomor 10/2012, ” ujarnya.
Untuk itu pelaksanaan revitaslisasi hingga digugus depan harus lebih ditingkatan. “Lakukan evaluasi program kerja 2013 dan segera rumuskan untuk program kerja 2014  dengan rencana kerja yang realistis”, tandasnya.
Program-program kerja yang disiapkan para pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Jombang harus merespon berbagai tantangan dan kebutuhan revitalisasi gerakan pramuka di Jombang.    Pada rakercab gerakan pramuka Jombang pagi itu juga dilakukan pemberian tanda pramuka Garuda Pramuka  Pandega kepada  Amirul Muslimin.
- See more at: http://www.jombangkab.go.id/index.php/web/entry/ketua-kwarnas-azrul-aswar-hadiri-rakercab-pramuka-di-jombang.html#sthash.kyoKXW5v.dpuf

Sunday, 26 January 2014

Pramuka UMP Lantik Anggota Baru

Sabtu, (25/1) Makin besar, Racana Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (RAD UMP) lantik anggota barunya yang mencapai 250 orang. Ya, antusiasme mahasiswa UMP untuk aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pramuka memang tinggi. Tiap tahunnya, jumlah anggota selalu bertambah. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Anjar Nugroho, Sag, MAg menegaskan,Ini artinya kepanduan pramuka UMP makin mendapatkan tempat di hati mahasiswa UMP,” tandasnya.

Senada dengan Anjar, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH mengatakan Pramuka mengamanatkan kepada kita untuk menghidupkan dan menggerakkan semangat perjuangan yang dijiwai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang beraneka ragam dan demokratis. Menurutnya, pelantikan ini memantapkan peran RAD UMP untuk mengembangkan potensi pengurus dan anggotanya, menetapkan kiprahnya di tengah masyarakat. “UMP selalu menempatkan keberadaan pergerakan mahasiswa sebagai salah satu asset yang akan turut mempercepat laju perubahan ke arah lebih baik lagi bagi UMP,” katanya.
 
Tidak ketinggalan, Pembina pramuka UMP, Efi Miftah Faridli, SPd, MPd mengucapkan selamat pada Dewan Racana Ahmad Dahlan dan Racana Nyi Ahmad Dahlan Masa Bakti 2014-2015, angkatan ke 27 yang baru saja dilantik. Efi berharap Racana Ahmad Dahlan dan Racana Nyi Ahmad Dahlan dapat menjadi garda terdepan bagi mahasiswa UMP untuk mengembangkan UMP di bidang akademik dan kemahasiswaan. Efi menjelaskan, dari 250 anggota angkatan 27 telah diseleksi 40 orang untuk menjadi pengurus dewan racana AD. Setelah ini, untuk meningkatkan kompetensinya, pengurus dewan terlantik akan mengikuti upgrading di Baturaden.

Sumber : http://ump.ac.id/index.php/berita/ump-news/316-makin-besar-ukm-pramuka-ump-lantik-anggota-baru.html 

Friday, 24 January 2014

Ketua Kwarcab Pramuka Siak Resmikan 26 Gugus Depan Kotogasib

SIAK-  Sebanyak 26 gugus depan se Kecamatan Koto Gasib di resmikan dan sekaligus dilakukan pelantikan Ketua Majelis Pembimbing (Kamabigus) Pramuka kwartir oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Siak Drs Alfedri MSi, Jumat (24/1) diaula SMAN 1 Koto Gasib.

Alfedri menyatakan gugus depan sekolah sejak adanya peresmian sudah ditetapkan dan sekolah telah dapat melaksanakan kegiatan gugus depan yang ada di kecamatan. " Peresmian gugus depan di Kecamatan Koto Gasib yang kedua dilantik, yang pertama dilaksanakan Kecamatan Bunga Raya dan kemudian akan dilanjutkan dikecamatan lainnya,"jelasnya..

Alfedri berharap agar pengurus pramuka di sekolah dapat menanamkan nilai nilai yang positif kepada anak didik sejak dini.Dengan demikian diharapkan generasi muda menjadi generasi yang berkarakter lebih baik dan beraklah mulia sesuai tujuan gerakan pramuka.

Alfedri bertekad akan mengembangkan gerakan pramuka dan akan meninjau kesekolah yang sudah mempunyai plang dan kantor gugus depan di kecamatan Koto Gasib.Dan sesuai kesepakatan setiap hari Kamis menggunakan baju pramuka.

"Kita berharap dengan adanya gerakan pramuka yang baru dilantik akan meningkatkan kekompakan,sehingga gerakan pramuka lebih baik lagi kedepannya,"ungkapnya.

Sumber : http://mediacenter.riau.go.id/berita-2917-ketua-kwarcab-pramuka-siak-resmikan-26-gugus-depan-kotogasib.html

Wednesday, 22 January 2014

Gedung Pramuka Demak Terancam Ambruk

DEMAK — Gedung Pramuka di Jalan Sultan Fatah terancam ambruk. Kondisi bangunan tua itu sangat membahayakan, sehingga tidak bisa digunakan lagi untuk beraktivitas.

Staf Kwarcab Pramuka Demak, Mahfud mengatakan, mengantisipasi agar bangunan terpantau, maka eternit atap gedung terpaksa dibongkar.

Puluhan anggota Pramuka dikerahkan untuk menjebol eternit yang juga sudah melengkung dan rusak tersebut.

”Eternit ini perlu kita buka supaya ketahuan jika gedung akan runtuh,” terangnya, kemarin. Dia menambahkan, kuda-kuda kayu penyangga atap sudah ada yang lepas. Atap pun miring dan cukup mengkhawatirkan.

“Sudah dua bulan ini, gedung tidak boleh dipakai kegiatan. Sebab, sudah sangat membahayakan,” katanya. Dia berharap, pemkab setempat segera membangun gedung lama.

Sumber : http://radarsemarang.com/2014/01/22/gedung-pramuka-terancam-ambruk/

Monday, 20 January 2014

JK Terkesima Lihat Dua Relawan Pramuka Belia di Manado

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla meninjau langsung kondisi pasca-banjir bandang di Manado, Sulawesi Utara. Dia bersama sejumlah rombongan memilih berkeliling dan melihat secara penyaluran bantuan yang telah dikirimkan melalui PMI maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ada situasi menarik saat pria yang akrab disapa JK ini akan meninjau langsung penyaluran bantuan di Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Manado, Senin (20/1). Di tengah perjalanannya menuju Jalan Marta Dinata, Kelurahan Dendengan Luar, Kecamatan Tikala, tiba-tiba JK memutuskan berhenti dan keluar dari mobil yang ditumpanginya.

Berdasarkan informasi, JK turun di Kelurahan Perkamil (perkampungan militer), Kecamatan Paaldua. Dengan langkah cepat, JK langsung menemui dua orang gadis belasan tahun berpakaian pramuka yang tengah berjaga.

Salah satunya adalah Paulani dari relawan pramuka peduli Kota Bahari, Manado. Di depan JK, Paulani mengaku telah beberapa hari berada di sana.

"Kami sudah dari tanggal 15 berada di sini," jelas Paulina kepada JK, Senin (20/1).

Merasa penasaran, JK lantas bertanya mengenai keperluan mereka berdiri di pinggir jalan."Apa yang kalian lakukan," tanya JK kepada mereka.

"Kami membantu warga dengan me-list kebutuhan warga," jawab Paulina.

Mendengar jawaban Paulina, JK mengangguk senang. JK nampak bangga atas tindakan yang dilakukan para pramuka belia ini. Setelah mendengar jawaban itu, mantan wakil presiden ini kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan.

Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/jk-terkesima-lihat-dua-relawan-pramuka-belia-di-manado.html

Sunday, 19 January 2014

Pramuka Binjai Adakan Kegiatan Subuh Keliling

STABAT - Wali Kota Binjai H M  Idaham dan Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan menghadiri kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Mesjid Taqwa Kelurahan Sumber Karya Kecamatan Binjai Timur, Minggu (19/1/2014).

Dalam kegiatan Suling turut hadir Kakan Kemenag H Al Ahyu, Asisten III (administrasi umum) H. T. Syariffuddin, pengurus cabang Muhammadiyah Sumatera Utara dan Kwarcab Pramuka Cabang Binjai serta Anggota DPRD Arjuli.

Kegiatan Suling ini diadakan pramuka Kwarcab Binjai untuk tahun ke-2 dan merupakan kegiatan rutin. Kota Binjai merupakan pelopor untuk kegiatan Suling di Sumatera.

Idaham menyambut baik kegiatan Suling yang diadakan gerakan Pramuka dan kementerian agama Kota Binjai. Wali Kota mengatakan, Suling merupakan bentuk pendidikan dan pembinaan khususnya bagi generasi muda untuk menangkal dari pengaruh buruk pergaulan bebas, narkoba dan informasi bebas yang berbahaya.

Dengan adanya Suling, kata Wali Kota Binjai, akan dapat melahirkan pemimpin muda yang kuat dan berakhlak sebagai generasi penerus bangsa. 

Sumber :  http://medan.tribunnews.com/2014/01/19/pemko-dan-pramuka-binjai-adakan-suling

Saturday, 18 January 2014

Pembina Pramuka Harus Kreatif Kemas Latihan

Magelang - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Magelang, Jawa Tengah, mendorong kalangan pembina untuk kreatif mengemas pola latihan agar menarik minat anak-anak di daerah itu dalam mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan secara sukarela.

"Kegiatan kepramukaan dikemas, agar anak-anak tidak terpaksa mengikuti latihan pramuka, hanya karena dianggap wajib. Akan tetapi, mereka dengan sukarela untuk kegiatan kepramukaan," kata Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Magelang Waluyo di Magelang, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu saat Temu Pembina Pramuka bertema "Menjadi Pembina Ideal di Abad 21" , sebagai rangkaian kegiatan HUT ke-43 SDK Santa Maria Kota Magelang. Narasumber lainnya dalam kegiatan yang dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Magelang Mursidi dan diikuti puluhan pembina pramuka berbagai sekolah dasar di daerah itu, adalah pegiat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Zainul Arifin.

Waluyo mengemukakan tentang kecenderungan anak-anak saat ini yang lebih senang bermain dengan komputer jinjing, telepon seluler, dan dunia maya, ketimbang mengikuti latihan pramuka.

"Ini bukan beban untuk para kakak pembina, akan tetapi menjadi tantangan agar bisa membuat format dan modul latihan yang menarik, agar anak-anak senang ikut kepramukaan," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa kecenderungan makin kuat berbagai bentuk "out bond" yang ditangani secara menarik oleh kalangan penyelenggara kegiatan dengan biaya yang tidak murah.

"Sekarang ini kegiatan 'workshop' dan diklat (pendidikan dan latihan) saja, diawali dengan 'out bond' dengan biaya tidak murah. Basis 'out bond' itu adalah kepramukaan. Kalau dicermati, semua bentuk permainan dalam 'out bond' ada di pramuka. Sebenarnya pramuka lebih dulu melakukan kegiatan-kegiatan itu, tetapi mereka (event organizer, red.) pinter melihat peluang itu, untuk bisa dimanfaatkan," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan tentang kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan pendidikan budi pekerti untuk membangun karakter anak didik.

Pendidikan karater, katanya, sejak dahulu juga sudah menjadi basis berbagai bentukkegiatan kepramukaan.

"Dalam pendidikan karakter itu, bukan dengan omongan, tetapi dengan memberikan contoh atau keteladanan kepada anak-anak. Itu yang sulit," katanya.

Zainul yang juga jajaran pimpinan Kelompok Kerja Saka Bakti Husada Kwarnas Gerakan Pramuka itu, mengemukakan pentingnya para pembina pramuka memahami pedoman dasar kepramukaan agar bisa mengelola latihan untuk anak-anak secara menarik.

Pembina pramuka, katanya, harus kreatif, aktif, dan mampu menganalisa berbagai kebutuhan anak didik.

Ia mengatakan kalangan pembina dituntut kemampuan mengembangkan metode latihan kepramukaan.

"Karena pramuka itu pilihan. Kalau tidak jeli menjadikan kegiatan yang menarik, menantang, dan menyenangkan, siap tidak dipilih anak-anak," katanya.

Sumber : http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=90448#.UtqEGPv-LIU

Friday, 17 January 2014

DISPOTMAR GELAR PELATIHAN SELAM DASAR BAGI PRAMUKA SAKA BAHARI

Satuan Koordinator Asosiasi Pelatihan Layar dan Asosiasi Penyelam Profesional (Satkoor APLI dan APPI) Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Dispotmar) Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), menggelar pelatihan selam dasar kepada anggota Pramuka Saka Bahari. Pelatihan yang diikuti oleh delapan anggota Pramuka Saka Bahari ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan potensi maritim (Binpotmar), yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta bahari melalui pengenalan olahraga perairan khususnya olahraga selam kepada generasi muda.
Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari mulai dari tanggal 6 s.d. 10 Januari 2014 ini, meliputi pelatihan teori selam dasar, pengenalan peralatan selam, uji coba renang dan fin sweeming, serta dasar-dasar penyelaman dengan kedalaman lima meter yang dilaksanakan di Kolam Renang Jalatirta Mabesal Cilangkap.
Setelah peserta mahir di kolam renang, dilanjutkan dengan praktek renang atau fin sweeming dan menyelam di laut sampai dengan kedalaman sepuluh meter, yang dilaksanakan di perairan Pulau Pramuka dan Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.
Kegiatan pelatihan selam dasar ditutup dengan melalui suatu prosesi pembrevetan kepada para peserta. Prosesi ini diawali dengan melaksanakan renang atau fin sweeming di laut sejauh satu mil dari pantai, diteruskan menyelam pada kedalaman sepuluh meter, dan pada kedalaman sepuluh meter tersebut Kepala Seksi Selam APLI & APPI Dispotmar Letkol Laut (PM) Drs. Lutfi Adin Affandi yang juga selaku Ketua Tim Pelatih menyematkan brevet kepada para peserta. 
Menurut Letkol Laut (PM) Drs. Lutfi Adin Affandi, diharapkan kegiatan pelatihan selam dasar ini dapat memberikan manfaat kepada para anggota Pramuka Saka Bahari, sehinga ke depan mampu menumbuhkan rasa cinta bahari, sekaligus kemampuannya dapat diberdayakan guna mendukung kepentingan pertahanan di laut.
 Sumber : http://www.tnial.mil.id/tabid/79/articleType/ArticleView/articleId/17625/Default.aspx

Wednesday, 15 January 2014

Seleksi Dewan Kerja Nasional

Persyaratan Peserta Rekrutmen Dewan Kerja Nasional
Masa Bakti 2013 - 2018

Tahap I
Peserta wajib mengirimkan :
a. Curriculum vitae
b. Surat kesediaan mengikuti rekrutmen DKN
c. Pas photo dengan seragam Pramuka
    ke alamat email   : nasional@dkpramuka.org
    subject                : ( nama peserta, Kwartir Daerah )
    batas akhir pengiriman paling lambat tanggal 28 Januari 2014

Tahap II
Berikut ini adalah persyaratan yang wajib dibawa pada saat registrasi ulang tanggal 5 Februari 2014 antara lain:
1. Persyaratan
    a. Umum
        1) Aktif di Gugusdepan
        2) Memiliki syarat kecakapan umum minimal Pramuka Penegak Bantara
        3) Berusia 16 s.d 25 tahun
        4) Mempunyai semangat dan berdisiplin tinggi
        5) Sehat jasmani dibuktikan surat keterangan sehat jasmani dari dokter
        6) Sehat rohani

    b. Khusus
       1) Menyerahkan fotocopy KTA (2 lembar)
       2) Membawa surat mandat dari Kwartir Daerah
       3) Surat keterangan keaktifan di gugusdepan
       4) Testimoni tentang calon peserta seleksi dari Pembina Gugusdepan
       5) Surat ijin orang tua/wali
       6) Surat pernyataan diri mengikuti seleksi
       7) Curriculum Vitae
       8) Fotocopy SKU ( 2 rangkap )
       9) Pas foto berseragam Pramuka lengkap  4x6 = 2 lembar
       10) Melampirkan fotocopy sertifikat dan piagam kegiatan Daerah dan Nasional yang pernah diikuti
       11) Diutamakan pernah menjadi anggota Dewan Kerja minimal di tingkat Cabang

Sumber : http://dkdjawatimur.blogspot.com/

Tuesday, 14 January 2014

Siswa Lebih Kenal Pejabat Timor Leste, Guru Dilatih Pramuka

KEFAMENANU - Banyak siswa sekolah dasar di Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, yang berbatasan dengan Distrik Oekusi, Timor Leste, disebut lebih mengenal para pejabat Timor Leste daripada Indonesia.

Siaran media elektronik yang lebih banyak datang dari negara tetangga, menjadi penyebab. Maka, para guru pun dilatih kepramukaan untuk memperluas wawasan untuk diturunkan ke siswa.

“Alasan utama kami memberikan kursus pramuka kepada 42 orang guru dari 39 SD di perbatasan karena kami melihat perkembangan saat ini anak-anak sekolah di daerah perbatasan kurang memiliki wawasan," kata Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Krispinus Boro, Senin (13/1/2014).

Salah satu contoh konkret yang Krispinus temui adalah fakta anak-anak itu lebih tahu jajaran pejabat Timor Leste daripada Indonesia itu. Pelatihan pramuka ini dilakukan di Aula gedung Pramuka Kwarcab TTU, Senin.

“Ini menjadi persoalan karena mereka melihat dari media elektronik, yang di perbatasan lebih banyak mereka terima dari Timor Leste sehingga pejabat Timor Leste lebih mereka kenal," tutur Krispinus.

“Jadi dengan pramuka ini, lebih ditonjolkan pola pendekatan yang sangat bagus, kami memberikan kursus kepada guru untuk kemudian ditransformasikan kepada murid-murid,” kata Krispinus. Menurut dia, sudah lama direncanakan ada program pemberdayaan bagi para guru yang juga adalah pembina pramuka di sekolahnya ini.

"Kami berikan kepada mereka bekal-bekal pengetahuan, agar ketika mereka memiliki pengetahuan kepramukaan bisa diturunkan ke sekolah masing-masing," papar Krispinus. Pelatihan juga memberikan motivasi dan dorongan membangun jiwa kerelaan, pengorbanan, dan pengabdian.

Pantauan Kompas.com, kegiatan yang berlangsung 13 sampai 18 Januari 2014 dibuka oleh Asisten 2 Setda TTU Agustinus Kasenube. Hadir dalam pembukaan, para pengurus pramuka tingkat provinsi NTT dan pengurus kwartir cabang TTU. 

Sumber : http://regional.kompas.com/read/2014/01/14/0810493/Siswa.Lebih.Kenal.Pejabat.Timor.Leste.Guru.Dilatih.Pramuka

Monday, 13 January 2014

Sepatu Gunung / Outdoor / Tactical



Sepatu Gunung
The North Face Dhaulagiri
Harga IDR. 750.000
Ukuran 41




Sepatu Tactical DELTA 8"
Warna : Tan
Harga IDR. 455.000
Tinggi 8 inchi




Sepatu Tactical DELTA 6"
Warna : Tan
Harga IDR. 455.000
Tinggi 6 inchi




Sepatu Magnum
Warna : Brown
Harga IDR. 475.000
Tinggi 6 inchi



Sunday, 12 January 2014

Pesta Siaga Kwarran Kaligonda Purbalingga

PURBALINGGA - Sebanyak 800 siswa anggota pramuka dari 47 SD/MI se-Kecamatan Kaligondang mengikuti Pesta Siaga, Sabtu (11/1). Kegiatan yang dibuka Camat Harsono itu dipusatkan di lapangan Kecamatan Kaligondang.

Ketua Panitia Suripto menuturkan, Pesta Siaga merupakan wahana strategis dalam membina pramuka siaga yang dilaksanakan melalui kegiatan penuh keceriaan dan kegembiraan. Tetapi tidak meninggalkan nilai-nilai pendidikan.

''Di samping itu Pesta Siaga diharapkan mampu menggambarkan keberhasilan kependidikan kepramukaan di setiap gugus depan, sebagai upaya memotivasi para pembina maupun anggota pramuka itu sendiri,'' katanya.

Dia menambahkan, tujuan kegiatan itu adalah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memupuk cinta Tanah Air, meningkatkan SDM pramuka siaga yang berkarakter, serta keterampilan dan pengetahuan kepramukaan.

''Ada sembilan warung keterampilan yang harus diikuti semua peserta, yakni baris berbaris, parade puisi, tali temali, kompas, agama, ketangkasan, bumbung sosial, pengetahuan umum, seni budaya,'' katanya.

Sumber : http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2014/01/12/249118

Friday, 10 January 2014

Badge Baden Powell

Bagi kakak-kakak yang mencari badge Baden Powel, kini Kedai Atribut Pramuka ScoutAddict Sudah menyediakan bedge ter sebut. Badge di buat dengan full bordir komputer dengan diameter 6,5 cm

Thursday, 9 January 2014

Jokowi Resmi Pimpin Mabida Pramuka DKI

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, telah resmi menjabat sebagai Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabida) Pramuka DKI Jakarta. Jokowi dilantik oleh Ketua Kwartir Nasional, Azrul Azwar pada 21 Desember lalu menggantikan jabatan Fauzi Bowo yang telah berakhir.

“Pak Jokowi sudah dilantik pada 21 Desember kemarin. Yang belum dilantik adalah anggotanya,” kata Sylviana Murni, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta terpilih periode 2013-2018, saat dihubungi beritajakarta.com, Rabu (8/1).

Sedangkan untuk pengurus Mabida DKI Jakarta yang akan dilantik berikutnya sebanyak 27 orang yang terdiri dari, Panglima Komando TNI wilayah teritorial Jakarta, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Pengadilan Tinggi Jakarta dan para Kepala Dinas yang ditunjuk.

Selain itu, Ketua Kwartir Nasional juga akan melantik Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DKI Jakarta, Sylviana Murni yang juga menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta. Rencananya, pelantikan Mabida dan Kwarda akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2014 bertempat di Lapangan Utama, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, dengan dihadiri sekitar 28.000 anggota Pramuka seluruh DKI Jakarta. Pelantikan ini juga akan dimeriahkan oleh atraksi ketrampilan Pramuka dari 6 wilayah di DKI Jakarta. 

Bloger : http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=57810

Tuesday, 7 January 2014

Kwarnas Gerakan Pramuka akan Bentuk Tim Investigasi Dasadharma Palsu

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka terpilih, Adhyaksa Dault memastikan bahwa isi Dasadharma yang tercantum dalam buku saku Gerakan Pramuka dengan sampul berwarna-warni adalah palsu. Buku saku tersebut marak beredar belakangan ini. 

"Itu tidak benar, standar buku Pramuka itu harus mengikuti standar yang dikeluarkan Kwarnas Gerakan Pramuka," katanya saat dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Senin, 6/1).

Menurut Adhyaksa, motif pembuatan buku saku tersebut harus segera ditelusuri. 

"Kita akan bikin tim investigasi dari Kwartir Nasional untuk menelusuri itu, maksud dan tujuan orang itu bikin buku," terang mantan menteri Olahraga dan Pemuda tersebut.

Bahkan, lanjut dia, bukan tidak mungkin persoalan itu dibawa ke ranah hukum atas dugaan memalsukan sepuluh kode moral anggota Gerakan Pramuka. Yang disesalkannya, masalah itu muncul saat dirinya baru terpilih sebagai ketua Kwartir Nasional dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 6 Desember 2013 lalu.

"Saya merasa sangat terganggu. Baru mau mulai saja sudah diganggu seperti ini," ungkapnya.

"Tapi yang jelas motifnya mau merusak citra Pramuka dengan cara seperti itu," demikian Adhyaksa.

Sumber: http://m.rmol.co/news.php?id=139001 

 Berita Sebelumnya:

Buku saku yang memuat Dasadharma palsu atau yang tidak sesuai dengan aslinya. Buku saku ini ditemukan di sebuah toko buku di pusat perbelanjaan di kawasan Buaran, Jakarta Timur. Laporan tentang Dasadharma palsu ini juga diterima dari kota lain seperti Semarang dan Medan

Sumber : http://m.rmol.co/news.php?id=138888

Anda yang aktif atau pernah aktif di Gerakan Pramuka pasti mengenal dengan baik Dasadharma atau sepuluh kode moral anggota Gerakan Pramuka.

Sepuluh kode moral itu bukan hal langka yang sulit ditemukan. Sebaliknya, ia dengan mudah dapat ditemukan di buku saku Gerakan Pramuka yang dijual bebas di toko buku-toko buku di tanah air.

Buku saku Gerakan Pramuka dapat dikenali dari lambang Gerakan Pramuka berupa bayangan tunas kelapa di sampul depan. Biasanya lagi, sampul buku saku Gerakan Pramuka itu berwarna cokelat tua atau hitam.

Namun belakangan ini di sejumlah kota di Indonesia beredar buku saku Gerakan Pramuka dengan sampul berwarna warni. Di dalam buku saku ini juga dicantumkan Dasadharma.

Masalahnya, Dasadharma di buku saku warna-warni itu berbeda dengan Dasadharma Gerakan Pramuka yang resmi. Atau dengan kata lain, Dasadharma yang dicantumkan dalam buku saku warna-warni itu palsu.

Dasadharma yang asli berbunyi sebagai berikut:

1. Takwa terhadap Tuhan yang maha esa
2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat cermat dan bersahaja
8. Disiplin, berani dan setia
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Sementara Dasadharma palsu itu berbunyi:

1. Kami, Pramuka Indonesia, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Kami, Pramuka Indonesia, berjiwa Pancasila dan PAtriot Indonesia yang setia
3. Kami, Pramuka Indonesia, giat melaksanakan Amanat Penderitaan Rakyat
4. Kami, Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemuliaan Indonesia
5. Kami, Pramuka Indonesia, bergotong royong membangun masyarakat Pancasila
6. Kami, Pramuka Indonesia, dapat dipercaya, bersusila dan berbudi luhur
7. Kami, Pramuka Indonesia, hemat, cermat dan bersahaja
8. Kami, Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kesukaran
10. Kami, Pramuka Indonesia, berwatak kesatria dan bertindak dengan disiplin.

Sejauh ini belum diperoleh informasi apakah pihak Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengetahui pemalsuan ini. Juga belum diketahui siapa yang menerbitkan Dasadharma palsu tersebut.

Sumber: http://m.rmol.co/news.php?id=138887

Monday, 6 January 2014

Guru dan Pelajar Aceh Wajib Pakai Seragam Pramuka

Banda Aceh – Guru dan pelajar  di Aceh wajib menggunakan seragam pramuka terkait dijadikannya  Gerakkan pramuka sebagai  ekstrakurikuler wajib disekolah-sekolah mulai kurikulum tahun 2013.

“Setiap hari Jumat dan Sabtu  guru dan pelajar di Aceh diwajibkan  memakai pakaian pramuka lengkap ke sekolah. karena selama ini, belum semua guru dan pelajar  memakai baju pramuka,” demikian usulan komisi A DPR Aceh di Banda Aceh, Minggu.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Ketua  Tim Perumus, Munawar SH. Ia menjelaskan bahwa permintaan itu, merupakan salah satu poin usulan Komisi A pada Rapat Kerja (Raker) Pramuka Kwarda Aceh yang berlangsung di Asrama Haji.

“Pelajar sudah memakai pakaian pramuka, tapi guru pada hari Jumat dan Sabtu banyak yang belum memakainya bahkan ada guru yang tidak memiliki baju pramuka,” kata  salah seorang anggota komisi A itu.

Selain itu, Komisi A juga meminta agar kwartir kecamatan (kwaran) dapat diaktifkan kembali dengan dilengkapi dewan kerja ranting (DKR). Komisi A juga meminta kepada Kwarda Aceh agar mengaktifkan kembali bantuan rutin kepada kwarcab sebesar Rp 50 juta pertahun serta memfunsikan kembali korwil sebagai perpanjangan tangan Kwarda di daerah.

Sementara Komisi B meminta Kwarda Aceh akan memaksimalkan keberadaan Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (Pusdiklatda) Aceh dengan member i  insentif kepada pengurus harian, biaya penunjang lainnyam sarana dan prasana yang memadai serta berbagai kursus yang dibutuhkan dalam pengembangan pramuka Aceh ke depan sebagaimana di amanahkan UU Khusus tentang kepramukaan.

Untuk menambah wawasan kepramukaan dunia, Komisi B juga meminta Kwarda Aceh dapat mengirim kontigen ke-31 Asia Pasifik Regional Scout Jambore New Zealand yang dilaksanakan pada tahun 2014 ini. Dalam tahun ini juga disarankan agar pramuka menggalakkan kerja bakti ke pesantren-pesantren yang ada di Aceh.

“Kami mengharapkan program yang cukup banyak dilahirkan dua komisi di raker ini bisa diwujudkan, sehingga keberadaan pramuka di Aceh terus mengakar dan bermakna, “ kata tim perumus.

Sumber : http://www.antaraaceh.com/2014/01/guru-dan-pelajar-wajib-pakai-seragam-pramuka.html

Saturday, 4 January 2014

Guru Di Pelalawan Ikuti Orientasi Pramuka

PELALAWAN-Guna mensukseskan kurikulum 2013, sebanyak 50 majlis guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Pangkalan Kerinci mengikuti Orientasi Gerakan Pramuka. Kegiatan yang berlangsung sehari penuh, Kamis (2/1/2014) ini diharapkan menjadi bekal bagi majlis guru dalam melaksanakan ekstra kurikuler (ekskul) wajib pada kurikulum 2013 yang berdampak positif bagi peserta didik.

Kepala SDN 007 Hj Samsidar,M.Pd disela Orientasi Gerakan Pramuka di sekolahnya yang berlokasi di Jalan Putri Bilang Bungsu (Jalan Akasia-red) Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan pertama kalinya yang dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan sejak diwajibkannya Pramuka dalam kurikulum 2013 mengacu Undang-undang Nomor 81 A tahun 2013.

"Alhamdulillah pelatihan gerakan Pramuka untuk tingkat sekolah SD, ya sekolah kitalah yang pertama sekali melaksanakannnya. Tak hanya ditingkat Kabupaten Pelalawan, tapi juga di Provinsi Riau. Kegiatan ini tentunya bertujuan agar para guru kami nantinya tidak canggung lagi dalam menerapkan kegiatan kepramukaan terhadap peserta didik nantinya seiring penerapan kurikulum 2013," ungkapnya.
 
Menurut Samsidar, sebagai salah satu sekolah pilot projek penerapan kurikulum 2013 bersama tujuh sekalah SD dan MI lainnya di Kabupaten Pelalawan, pelatihan gerakan pramuka ini sangat penting. Karena lanjut dia, kurikulum baru ini menuntut lebih kepada perubahan sikap anak didik, baik sikap spiritual maupun sosial.

"Ada tiga poin penting penekanan pada kurikulum 2013, yakni sikap, keterampilan dan pengetahuan. Ketiga poin itu tercakup dan seiring pula dengan pedoman kepramukaan. Jadi sangat tepatlah, jika sebelumnya para guru harus memahami dan menguasai gerakan pramuka ini yang selanjutnya akan ditularkan kepada anak didik," paparnya.

Apalagi imbuh dia, selaku Ketua Gudep 04 147 148, SDN 007 yang telah ditunjuk menjadi percontohan penerapan kurikulum 2013 ini berupaya menjadikan gerakan pramuka sebagai salah satu basis dalam membina anak didik. Apalagi Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. 

"Dari sisi organisasinya juga sudah tidak diragukan lagi ada dasar undang-undangnya, sehingga memang patut disukseskan menjadi ekstra yang wajib bagi anak-anak kami," ujarnya.

Ditambahkannya, dalam kegiatan yang menggunakan anggaran BOS itu menghadirkan instruktur yang merupakan Pembina Pramuka Kabupaten Pelalawan yakni Kakak H Azwar Zainal,S.Ag, Kakak Triono,S.Pd, Oki Aminaha,M.Pd dan Masril,S.Ag. 

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ikut pula hadir Kadisdik Pelalawan MD Rizal,M.Pd sekaligus memberikan motivasi kepada peserta orientasi Gerakan Pramuka di SDN 007 Pangkalan Kerinci.

Sumber : http://m.halloriau.com/read-42152-2014-01-03-lima-puluh-guru-ikuti-orientasi-gerakan-pramuka--.html

Thursday, 2 January 2014

Kwarcab Deliserdang Bantu Korban Erupsi Gunung Sinabung

Lubukpakam, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Deliserdang menyerahkan bantuan kepada pengungsi korban Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Demikian dikatakan Ketua Kwartir Cabang Deliserdang, H MA Yusuf Siregar kepada wartawan, Kamis (26/12) di Lubukpakam.
Yusuf Siregar didampingi Sekertaris Kwarcab DS, Yakob Mataranto mengatakan, Kwarcab Deliserdang melalui program Pramuka Peduli, telah memberikan bantuan kepada korban Bencana Alam Erupsi Gunung Sinabung Kabupaten Karo beberapa waktu lalu.

Pihaknya melakukan program tabung amal dengan menghimpun potensi sosial yang ada di dalam Gerakan Pramuka, dan setiap anggota pramuka di pangkalan Gugus depannya masing masing menghimpun bantuan tersebut dimulai dari seratus rupiah, atau slembar pakaian layak pakai, atau barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat yang menjadi korban, dikumpulkan oleh adik-adik anggota pramuka.

Kemudian hasilnya disetiap pangkalan Gugusdepan tersebut dihimpun kembali di Taman Pramuka di Cadika Lubukpakam. Dari kekuatan kecil tersebut bila disatukan akan menjadi bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga ketika saatnya kita memberikan bantuan ke Posko pengungsian, yang bekerjasama dengan anggota Gerakan Pramuka di Kwartir Cabang Karo.

Syahdani, Relawan Bencana alam erupsi Gunung Sinabung pada kesempatan itu juga mengungkapkan rasa sukur dan terimakasih, yang telah menunjukkan kepedulianya dengan memberikan sejumlah bantuan. Karena bantuan  tersbut memang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Karo yang mengungsi di Posko pengungsian, akibat bencana alam erupsi Gunung Sinabung.

Pada pengungsi yang sebagian besar merupakan petani itu  mengharapkan musibah erupsi Gunung Sinabung dapat secepatnya berakhir agar mereka dapat kembali ke kampung halamannya.

Sumber : http://www.analisadaily.com/mobile/pages/news/74261/kwarcab-deliserdang-bantu-korban-erupsi-gunung-sinabung

Wednesday, 1 January 2014

Dicurangi dalam Kegiatan Pramuka, Anak Ini Lapor ke Ombudsman

JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia mendapat banyak apresiasi dari masyarakat karena menindaklanjuti aduan terhadap pelanggaran pelayanan publik.

Salah satu yang menyampaikan apresiasinya adalah seorang siswa SMA yang menyebut dirinya sebagai "Anak Unyu". Dalam surat yang dikirimnya langsung ke kantor ORI di Jalan HARI Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Ruri Putri K membubuhkan tanda tangannya yang di atasnya tertulis "Anak Unyu".

"Anak Unyu itu apa sih? Anak lucu ya?" tanya Anggota Ombudsman Bidang Penyelesaian Laporan Budi Santoso usai paparan medianya di Kantor Ombudsman, Selasa (31/12/2013).

Budi menunjukkan surat yang dikirim Ruri pada 10 Juli 2013 lalu. Dalam suratnya, Ruri menyampaikan terima kasih atas bantuan Ombudsman perwakilan Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Saya sebagai pelapor kasus piagam palsu di Klaten, merasa senang, puas dan terharuatas kinerja Ombdusman yang cepat dan tepat dalam menangani kasus," tulis Ruri dalam suratnya.

Respon ORI atas laporannya, kata Ruri, secara tidak langsung telah membuat dia menerima ucapan selamat atas pencapaiannya. "Thank you, Ombdusman. Saya berjanji akan mengajak teman-teman saya untuk peka dan kritis terhadap lingkungan," tutup surat singkat Ruri.

Budi mengatakan, Ruri sebelumnya mengadu ke Ombudsman perwakilan Jateng - DIY karena beberapa temannya mengajukan piagam palsu dalam seleksi kenaikan tingkat organisasi Pramuka.

Karena tergusur oleh peserta pemilik piagam palsu, ujar Budi, Ruri berada di peringkat bawah dalam seleksi tersebut. Akibatnya, Ruri tidak mendapat promosi kenaikan tingkat. "Begitu ditangani Ombudsman, ternyata ada delapan orang yang gugur karena menggunakan piagam palsu. Akhirnya, Si Anak Unyu ini jadi naik," kata Budi. 

Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2013/12/31/2202342/Dicurangi.dalam.Kegiatan.Pramuka.Anak.Ini.Lapor.ke.Ombudsman